dsc_2649-web.jpg

Dimulai pada tanggal 11 Maret ’08 sekitar jam 01.00 am, ditandai dengan adanya flek, kami berangkat ke RS Hermina sunter untuk memeriksakan kandungan. Pada tahap ini Adela masih belum merasakan tanda sakit perut/mules atau yg dikenal dengan kontraksi.

Sampai di RS, langsung menuju kamar bersalin untuk dilakukan test CTG, dan ternyata denyut pada alat terdengar lemah, dan gerakkan bayi yg pasif, meskipun sudah dirangsang dengan pemberian oksigen melalui hidung Adela agar lebih aktif, karena itu disarankan untuk melakukan aktifitas jalan, dan dilakukan selama 1 jam. Itu dilakukan di sekitar RS yg cukup kecil, sehingga Adela hanya mondar mandir memutari RS selama kurang lebih 1 jam, setelah itu kembali ke kamar bersalin untuk dilakukan test ulang CTG. Hasil dar CTG kedua tersebut, lebih baik dari yg pertama, denyut lebih terdengar keras dan gerakkan bayi juga sudah mulai dirasakan. Dan proses selanjutnya adalah tes pembukaan dari Adela, yg pada saat itu baru bukaan 1, lalu setelah dikonfirmasi ke Dokter lewat telepon, kami diperbolehkan pulang, karena proses nya masih cukup lama untuk sampai melahirkan, dan disarankan untuk banyak melakukan aktifitas jalan.

Kami kembali pulang dan istirahat. Sore hari Adela mulai melakukan aktifitas jalan, dan kembali ke RS untuk pengecekan kembali jam 8 malam.

Selama perjalanan ke RS, sudah mulai dirasakan kontraksi secara periodik, meski periode nya masih sekitar tiap 15 menit. Tiba di RS langsung dipasangkan alat CTG dan dilakukan tes pembukaan, yg ternyata pada kondisi saat itu baru pada bukaan 2.

Waktu demi waktu berjalan, kontraksi makin sering terjadi meski Adela masih tampak dapat menahan rasa kontraksi itu pada awalnya, sampai pada kondisi yg mulai tak tertahankan.

03:00 am, 12 Maret ’08
Adela mulai berteriak kesakitan pada saat kontraksi, dan periode nya sudah mulai dekat, berkisar 8-10 menit sekali. Suster dipanggil karena Adela mulai tidak tahan terhadap sakit akibat kontraksinya. Setelah itu dilakukan cek pembukaan, yg ternyata sudah pada bukaan 4. Karena sakit yg tidak tertahan Adela meminta utk dilakukan suntik Epidural/ILA, tetapi suster mengatakan utk melakukan suntikan itu paling tidak harus pada bukaan 5 keatas, sehingga Adela coba bertahan dengan rasa sakitnya.

04:15 am, 12 Maret ’08
Kontraksi semakin sering terjadi, hampir setiap 5 menit sekali, dan teriakkan kesakitan semakin sering terdengar. Suster segera melakukan tes pembukaan kembali dan pada waktu itu ternyata sudah sampai pada bukaan 7. Adela tetap bersikeras untuk dilakukan suntikan untuk menghilangkan rasa sakit, tetapi suster bertahan untuk coba diusahakan tanpa suntikan , sebab kontraksi sudah cukup teratur dan baik, dan proses dari bukaan 4 sampai 7 dilalui dengan cukup cepat, bila seperti ini terus, mereka optimis sekitar 1-1,5 jam lagi akan terjadi proses kelahiran.

06:58 am, 12 Maret ’08
Akhirnya setelah perjuangan yg cukup panjang dan melelahkan, proses demi proses pada bukaan 8 dan 9, Adela sampai mengalami muntah, di bukaan 9. Akhirnya dokter datang dan mulai dilakukan proses persalinan. Proses persalinan ternyata berjalan dengan sangat cepat . Cuma sekitar 2 menit, akhirnya bayi telah keluar dengan selamat dan sehat, tepat pada pukul 06:58 am, Frances Arcelia Adimartana dilahirkan. Setelah itu dilakukan proses pembersihan bayi, ditimbang dan dilakukan pengukuran panjang bayi, dan didapat data 3.005 kg dan 48 cm, lalu bayi ditaruh pada box penghangat sebelum diberikan kepada Adela utk dilakukan ASI untuk pertama kalinya.

dsc_2750-web.jpg

Selamat datang bayi perempuan mungil Frances Arcelia Adimartana

Kami mengucap syukur sebesar-besarnya kepada Tuhan atas kelahiran ini,dan terima kasih kepada orang tua, semua saudara serta teman-teman atas support yg diberikan kepada kami, semoga kebahagiaan yg kami rasakan dapat juga dirasakan kepada semua orang.

Erwin & Adela